Bisnis Marketing, Kualitas Atau Kuantitas?

Posted on

Bisnis Marketing, Kualitas Atau Kuantitas?

Para pelaku usaha di bidang apapun, baik barang maupun jasa, pasti mengenal dengan baik apa itu marketing. Bisnis marketing memang merupakan tumpuan dari berhasil atau tidaknya usaha yang sedang dijalani. Jika perusahaan kita sudah memiliki nama baik, maka peluncuran-peluncuran produk baru akan lebih mudah diterima masyarakat dibandingkan dengan perusahaan yang baru memulai usahanya. Industri dalam skala besar menggunakan dua cara ini untuk melakukan marketing, secara kualitas dan secara kuantitas.

Pemasaran secara kualitas tidak memerlukan banyak orang tetapi banyak budget dan tentu saja sasaran dari marketing secara kualitas ini luas. Cara yang umum dilakukan adalah dengan memasang iklan di media massa nasional. Budget yang dikeluarkan meliputi pembayaran atas izin tayang yang diberikan oleh stasiun TV terkait, segenap kru dan logistik yang diperlukan, perizinan lokasi tempat iklan itu diambil, dan model yang turut menentukan penjualan dari produk tersebut. Melakukan bisnis marketing secara kualitas juga memerlukan suatu konsep yang matang dari iklan yang akan ditampilkan, meliputi bagaimana membuat orang sadar bahwa produk kita merupaka produk terbaik disbanding produk sejenis lainnya dalam kurun waktu hitungan detik. Jika hal tersebut tidak mampu dilakukan maka konsep yang dicari adalah bagaimana membuat iklan kita selucu dan seaneh mungkin agar menjadi issue dikalangan yang melihat iklan tersebut.

Pemasaran secara kuantitas tentu memerlukan jumlah pelaku marketing yang banyak, tetapi budgetnya sedikit, dan sasaran dari marketing ini juga kisaran local. Biasanya untuk membuat bisnis marketing secara kuantitas ini menarik para pelaku mendapat upah lebih jika berhasil menjadikan orang lain sebagai agen penjualan. Produk ini akhirnya akan terjual massive jika adanya promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan para marketer dalam kurun waktu yang lama. Tetapi keuntungan lain dari marketing cara ini adalah pemakainya cenderung loyal dan tanpa disadari jumlah pemakai produk mencapai angka yang tidak disangka-sangka.

Jika anda menjadi pelaku bisnis, cara marketing mana yang akan anda gunakan? Keduanya semoga membuat bisnis anda semakin maju ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *