5 gangguan makan pada Bayi Prematur

Posted on

5 gangguan makan pada Bayi Prematur

Seorang bayi yang lahir sebelum waktunya tiba atau di minggu ke 37, kehamilan itu lahir secara prematur. Biasanya seringkali kesulitan mengkonsumsi makanan. Bahkan gangguan pada bayi prematur dapat berlangsung agak lama dan tak jarang ada ada masalah dengan kesehatan lainnya. Dibawah ini kami paparkan 5 gangguan yang sering di alami pada bayi yang lahir secara prematur.
1. Keterlambatan dalam menghisap air susu
Sebab bayu yang lahir prematur masih belum memiliki tenaga yang cuckup kuat untuk menghisap ASI ( Air Susu Ibu ). Sehingga si kecil membutuhkan waktu yang lama agar bisa menghisap ASI hingga kenyang. Bahkan bayi yang lahire seperti ini juga kurang mampu mengkoordinasikan otot-ototnya untuk bernapas saat melakukan hisapan ASI yang terkadang merasa tersedak dan muntah.
2. Kadang tak mau membuka mulut.
Biasanya dokter memberikan bantuan pernapasan pada bayi prematur dengan bantuan dua seang udara yang di masukkan ke hidung dan mulut bayi itu. Hal sperti inilah yang membuat si kecil merasa tak nyaman dan biasanya bermasalah saat mengkonsumsi makanan dalam jangka waktupanjang.
3. Adanya gangguan pernapasan yang di akibatkan oleh air susu
Bayi yang tak dapat mengisap secara aktiv ( menelan makanan sambil bernapas ) dapat mengaikbatkan ganguan pernapasan, seperti infeksi pernafasan kronis atau pneuminia. Maka perhatikan dengan teliti jika sang bayi menyusui , agar terhindar dari penekanan puting susu ke mulut bayi secaratidak sengaja. Waspadai jika kulit bayi nampak berubah kehitam-hitaman atau biru, tersedak bahkan keluar susu dari hidung atau muntah biasanya kejadian ini merupakan tanda-tanda gangguan pernapasan yang disebabkan oleh akibat air susu.
4. Bermasalah pada perut.
Sam halnya dengan organ tubuh lainnya yang belum kuat. Usus bayi yang lahir pada bayi ini belum dapat bekerja secara optimal dan bahkan lebih lambat dalam memindahkan makanan. Bahkan bayi prematur sering terjadi perut kembung, mual, sembelit dan sakit perut. Oleh karnanya bayi ini dapat menyebabkan kesulitan untuk mengkonsumsi makanan.
5. Refluks gastriintestinal
Hal ini terjadi ketika otot sfingter, yaituerongkongan dan perut tidak menutup dengan benar. Hal seperti ini merupakan masalah yang umum pada bayi prematur yang dapat menyebabkan nyeri setelah mengkonsumsi makanan.