Hati-Hati, Kelebihan Dan Kekurangan Air Bisa Sebabkan Gangguan Jantung

Posted on

Hati-Hati, Kelebihan Dan Kekurangan Air Bisa Sebabkan Gangguan Jantung

Kekurangan cairan dalam tubuh disebut juga dehidrasi. Dehidrasi terjadi apabila kondisi air dalam tubuh tidak sesuai dengan kadar air dalam tubuh normal. Jika tubuh mengamai kekurangan cairan atau dehidrasi, maka beberapa gejala penyakit siap mengancam di belakang. Salah satunya penyakit yang kerap menyerang tubuh yang kekurangan cairan adalah jantung.

Gangguan jantung bisa disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan cairan. Sepintas memang tidak ada pengaruh antara kadar air dalam tubuh dengan gangguan jantung, karena biasanya jantung sering disebabkan oleh pengaruh obat ataupun yang berkenaan langsung dengan jantung seperti asap rokok dan lain sebagainya. Namun berdasarkan ilmu kedokteran, ternyata gangguan jantung juga bisa dipicu karena kekurangan cairan.

Hal ini tak lepas dari tugas jantung sebagai pemompa darah. Darah yang dipompa jatung juga memiliki kadar kekentalan tertentu. Sehingga jika seseorang kekurangan cairan, maka darah dalam tubuh akan lebih kental dari biasanya. Oleh sebab itu kerja jantung pun semakin berat. Dengan beban kerja yang cukup berat ini membuat jantung sidikit demi sedikit mengalami gangguan.

Gangguan jantung akibat kekurangan air ini akan semakin mudah terjadi pada orang yang sudah lanjut usia. Secara kinerja jantung, lansia atau lanjut usia sudah mengalami penurunan. Sehingga sangat rentan sekali orang yang berusia mengalami gangguan jantung apabila kekurangan cairan.

Selain kekurangan cairan, gangguan jantung juga bisa dipicu karena kelebihan cairan. Seolah kejadian mustahil, namun hal ini memang rawan terjadi pada beberapa orang tertentu. Gangguan jantung yang disebabkan oleh kelebiha cairan ini mudah biasanya dialami oleh penderita ginjal dan jantung.

Untuk penderita gangguan ginjal, banyak mengkonsumsi air malah menyebabkan kerja ginjal semakin berat. Secara kasat mata, penderita gangguan ginjal akan mengeluarkan urine lebih sedikit. Namun, apabila penderita mengkonsumsi air terlalu banyak maka terjadi ketidak seimbangan antara pengeluaran cairan tubuh dengan pemasukan. Kelebihan pemaasukan air inilah yang menyebabkan air menjadi menumpuk dalam tubuh. Sehingga dengan air yang makin menumpuk akan menyebabkan gangguan pada kerja ginjal serta dapat membebani tugas jantung sebagai pemompa darah keseluruh tubuh.