Jeruk Sebagai Buah Yang Menyehatkan Namun Juga Mematikan

Posted on

Jeruk Sebagai Buah Yang Menyehatkan Namun Juga Mematikan

Penggemar jus jeruk yang sedang mengkonsumsi obat jangka panjang sebaiknya berhati-hati. Jeruk sebagai buah yang kaya vitamin C ini bisa mempengaruhi dan mengganggu kerja obat-obatan.Mengonsumsi jeruk diketahui dapat menyebabkan reaksi merugikan bahkan penelitian terbaru mengindikasikan, risiko ini jauh lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya. Interaksi yang ditimbulkan memang cukup ringan namun pada beberapa kasus hal tersebut bisa berdampak serius.

Setiap orang hendaknya berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengkonsumsi jeruk jika sedang mengonsumsi obat-obatan. Namun akan lebih baik jika anda tidak mengonsumsi jeruk sama sekali. Mengonsumsi jeruk dan obat dalam waktu yang berbeda interaksinya masih tetap ada.

Pada Jeruk terkandung enzim yang disebut CYP23A4. Enzim tersebut bisa berinteraksi dengan beberapa obat-obatan di saluran pencernaan dengan mengurangi keefektifannya atau meningkatkan potensinya di saluran darah ke tingkat yang berbahaya. Senyawa ini bisa meningkatkan dosis obat menjadi beberapa kali lebih banyak, sehingga over dosis. Untuk obat dengan efek yang rendah, zat tersebut dapat meningkatkan efeknya namun untuk obat dengan efek tinggi, zat tersebut justru akan menyebabkan over dosis hingga 330%.

Menurut peneliti, hanya sejumlah kecil bahan aktif yang masuk ke saluran darah bereaksi sesudah obat diminum. Akan tetapi tingkat obat-obatan itu bisa berbahaya kalau jus jeruk juga diminum karena interaksi obat dengan CY23A4 dalam perut. Efek yang bisa ditimbulkan antara lain perdarahan dalam saluran cerna, kesulitan pernafasan, gagal ginjal akut, gagal paru, dan kematian mendadak bahkan lama sesudah jus jeruk diminum.

 

Selain grapefruit, ada jenis jeruk lain yang mengandung zat yang sama seperti lemon dan jeruk pameo. Obat yang terkena efek samping dengan jeruk adalah obatanti-kolesterol, obat anti-kanker, dan obat anti-hipertensi.

Dilaporkan ada 85 jenis obat yang dapat berinteraksi dengan grapefruit, dan ada 43 di antaranya yang dapat menyebabkan efek samping yang serius. Walaupun efeknya sangat serius namun saat ini pengetahuan tentang interaksi obat dan makanan masih kurang, baik dari tenaga medis maupun pasien.