Ketiadaan Desainer Serta Engineering Menjadi Masalah Besar Bagi Daihatsu

Posted on

Ketiadaan Desainer Serta Engineering Menjadi Masalah Besar Bagi Daihatsu
Daihatsu tampaknya ingin menunjukkan jika mereka memiliki sebuah ambisi yang sangat kuat untuk memajukan industri otomotif di Tanah Air. Yah, seperti kita ketahui, pabrik Daihatsu yang ada di dalam negeri sudah memiliki R&D sendiri. Namun yang jadi permasalahan adalah Daihatsu saat ini tengah kesulitan untuk mencari bibit-bibit penggatinya kelak.

Seperti diungkapkan Pradipto Sugondo selaku Executive Officer R&D PT ADM (Astra Daihatsu Motor) mengatakan jika saat ini Daihatsu tengah merasa kesulitan mencari orang yang berbakat dalam mendesain mobil yang bisa mereka ajak untuk bekerja sama dari nol.

‘Kita menginginkan orang engineering dari Indonesia lebih banyak lagi. Kita ingin membentuk insinyur-insinyur baru dari Tanah Air dalam rangka pengembangan mobil.’ ungkap Pradipto.

Selain itu juga, Amelia Thandra selaku Marketing Director PT ADM juga mengatakan jika pihaknya tengah kesulitan dalam mencari orang yang ahli dalam mendesain mobil. Pihaknya saat ini hanya baru memiliki 130 orang desain serta engineering.

‘Hampir secara keseluruhan mereka yang baru lulus SMA lebih memilih untuk menjadi accounting. Meski ada sebagian dari mereka yang mau kita ajak dari nol. Namun pada akhirnya ketika sudah masuk ke visi kedepannya mereka selalu terkesan ingin menjadi seorang bos.’ ungkap Amelia seperti dilansir oto.detik.com kemarin.

Pradipto juga menegaskan bagi mereka yang ingin masuk dan bergabung menjadi tim R&D Daihatsu, mereka harus memenuhi beberapa syarat seperti lulusan S1 atau diatasnya, S1 Elektro serta Metalorgi, jurusan mesin konstruksi, serta spesialis lulusan Desain produk dan seni rupa.