Menghirup Asap Rokok Membuat Bertambahnya Resiko Pikun

Posted on

Menghirup Asap Rokok Membuat Bertambahnya Resiko Pikun

Bagi perokok pasif memang akibatnya sangat berbahaya bagi kesehatan. Apalagi saat ini peneliti sudah menemukan salah satu dampak buruk lainnya untuk perokok pasif yaitu berrisiko untuk pikun. Peneliti menyatakan bahwa studi pertama yang dilakukan kali ini menemukan hubungan antara perokok pasif dengan penyakit saraf. Hal ini diketahui ketika bernapas dalam satu ruangan dengan banyaknya asap rokok ternyata bsa meningkatkan risiko pikun yang parah. Sebelumnya, beberapa studi menyatakan bahwa perokok pasif bisa berisiko mengalami berbagai macam penyakit seperti jantung, kanker paru-paru, an juga berbagai macam masalah pernafasan lainnya. Namun untuk penyakit saraf belum begitu banyak penelitian yang dilakukan sehingga hasil studi ini bisa semakin menambah bukti lainnya yang menyebabkan peningkatan risiko ternyadinya pikun.

Hasil yang dilakukan dari penelitian ini mendapatkan bahwa sekitar 10 persen dari kelompok yang menjadi perokok pasif ini mempunyai sindrom demensia berat dan bergubungan dengan tingkat dan durasinya sebagai perokok pasif. Seperti yang sudah dituturkan oleh Dr Rouling Chen dari King College seperti yang dikutip dari Dily Mai, mengatakan bahwa perokok pasif harus dianggap sebagai salah satu faktor risisko yang penting untuk sindrom demensia berat ini. untuk itu dengan mengurangi terhisapnya asap rokok dapat membuat resiko karena sindrom ini berkurang.

Di china sendiri, sebagai konsumen tembakau yang paling besar di dunia dengan jumlah perokok yang mencapai 350 juta ini , pemerintahnya telak aktif dalam melakukan penegenalan lingkungan yang bebas dari asar rokok di rumah sakit, transportasi umum, sekolah, dan juga berbagai tempat umun lainnya. Namun sayangnya pelaksanaannya belum bisa dilakukan secara meluas. Oleh karena itu mulai sekarang sebaiknya hindari asap rokok jika ingin terhindar dari resiko pikun.