Stroke Pada Mata

Posted on

Stroke Pada Mata

Stroke, kata ini pasti tidak asing lagi didengar oleh anda. Ya, stroke adalah silent killer yang ditakuti oleh banyak orang. Mengapa disebut silent killer? Karena serangan stroke sama persis dengan serangan jantung, yaitu tidak dapat kita duga sebelumnya. Banyak kasus yang menyatakan bahwa serangan stroke dapat terjadi pada orang yang terlihat sehat sekalipun secara fisik. Stroke itu sendiri sebenarnya terjadi karena tersumbatnya aliran darah yang menuju ke otak. Hal ini dapat dipicu oleh berbagai hal seperti, tersumbatnya aliran darah oleh lemak, stress dan pola hidup yang tidak sehat. Selama ini banyak orang mengira, stroke hanya menyerang aliran darah yang menuju ke otak. Serangan ini membuat orang mengalami kelumpuhan. Tapi tahukah anda? Bahwa stroke juga bisa menyerang aliran darah yang menuju ke retina. Ciri-ciri yang harus diwaspadai adalah menurunnya kemampuan penglihatan secara tiba-tiba dan pucatnya warna retina karena kurang aliran darah.

Stroke pada mata sama seperti stroke yang menyerang otak, terjadi tiba-tiba dan tanpa permisi. Gejala ringan biasanya kurang disadari oleh penderita, ini dikarenakan biasanya penderita akan mengalami gangguan penglihatan tapi nantinya pulih dengan sendirinya. Hal seperti inilah yang membuat penderita kurang waspada. Lalu, siapa yang lebih berpotensi terkena stroke mata ini?. Ternyata kaum wanita jauh lebih beresiko daripada kaum pria. Stroke pada mata biasanya terjadi pada usia lanjut, tapi bukan tidak mungkin dapat terjadi pada usia muda. Faktor pencetus stroke mata adalah diabetes, hipertensi, jantung dan tingginya kolesterol. Perokok berat berpotensi mengalami stroke mata ini. Stroke pada mata bisa berakibat sangat fatal yaitu kebutaan, maka selalu lebih penting mencegah bukan?. Pencegahan yang paling sederhana dengan memperbaiki pola hidup kita menuju ke pola hidup yang lebih sehat.